Tampilkan postingan dengan label Pramuka. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pramuka. Tampilkan semua postingan

Minggu, 15 Mei 2011

Tips Berkemah yang Baik


Jadi anggota Pramuka tapi gak pernah berkemah rasanya tidaklah lengkap, karena penerapan metode pendidikan Kepramukaan salah satunya melalui kegiatan berkemah. tujuan dan ssalah satu upaya penerapaasaran kegiatan tentunya anda sudah mengenal betul. Namun demikian banyak yang kurang memahami bagaimana tatacara berkemah yang baik. Adakalanya bahkan memiliki resiko tinggi. Nah, bagaimana berkemah yang benar ?

Untuk suatu perkemahan yang baik, pentahapan yang harus ditempuh adalah :

a. Persiapan

1) Penentuan waktu,
tempat, tujuan dan biaya.

2) Pengadaan peralatan, peninjauan lokasi.

3) Pemberitahuan dan perijinan. ( Ijin Ortu dan Keamanan setempat)

4) Pembentukan Panitia.

5) Membuat jadwal kegiatan/ acara dan mempersiapkan acara pengganti bila situasi dan kondisi cuaca berubah-ubah.

6) Memantapkan kesiapan mental, fisik dan ketrampilan.

b. Pelaksanaan

Kegiatan hendaknya sesuai rencana, dilaksanakan menurut perkembangan keadaan dan diusahakan adanya acara pengganti atau tambahan, serta faktor pengamanan dan keselamatan peserta harus diperhatikan.

c. Penyelesaian

Pembongkaran tenda-tenda, kebersihan lingkungan dan pengecekan barang harus dilaksanakan secara tertib.



Syarat-syarat memilih tempat berkemah adalah :

a. Tanahnya rata atau sedikit miring berumput.

b. Ada pohon pelindung.

c. Ada saluran pengeringan pembuangan air.

d. Dekat sumber air.

e. Terjamin keamanannya, terutama ancaman dari binatang buas, melata/ berbisa.

f. Tidak terlalu dekat dengan kampung dan jalan raya.

g. Tidak terlalu jauh dari pasar, pos kesehatan, pos keamanan.

h. Hindari angin masuk ke dalam tenda, dengan cara didirikan tenda membujur menurut mata angin.

Read More......

Sabtu, 07 Mei 2011

Pramuka di AS Beri Lencana untuk Keahlian Robot

Pramuka di Amerika Serikat (AS) akan merilis lencana untuk keahlian membuat robot. Lencana itu bertujuan mempromosikan bidang sains, teknologi, engineering dan matematika (STEM).

Dilansir Fox News dan dikutip detikINET, Senin (11/4/2011), saat ini, ada lebih dari 120 lencana ditawarkan Pramuka AS, mulai dari keahlian memanah hingga bertahan hidup di pegunungan.


Pramuka AS tampaknya terus berupaya mengikuti perkembangan zaman. ya, keahlian seorang Pramuka modern kini tak hanya di bidang tali temali, baris berbaris atau mendirikan tenda tetapi merambah ke bidang yang dinamakan STEM tersebut.

Seperti diketahui, beberapa waktu lalu, Pramuka AS juga menyediakan lencana untuk keahlian bermain game.

“Abad lalu, berkemah menjadi keterampilan bertahan hidup yang sangat penting di organisasi kepramukaan. Namun zaman terus berkembang. Kami melihat STEM kini menjadi bagian keterampilan yang penting di abad ini,” kata juru bicara Pramuka AS Matt Myers.

“Kami harus berusaha agar bisa tetap relevan dengan apa yang dibutuhkan anak-anak Pramuka zaman sekarang untuk dipelajari,” tambahnya.

Anggota Pramuka yang berhak mendapatkan lencana keahlian robotik harus menyelesaikan tugas merancang dan membangun sebuah robot serta mempelajari pemrograman, teknologi gerak dan sensor pada robot.

Humas Kwarnas

Read More......

Kamis, 05 Mei 2011

PPGD, PERNAPASAN BUATAN


Pernafasan buatan adalah usaha mengembangkan paru-paru agar bekerja normal kembali.
Langkah-langkah sebelum melakukan pernafasan buatan:

1.Jalan nafas harus bersih agar perjalanan udara tidak terganggu misalnya gigi palsu, makanan, kotoran/lumpur, rumput.
2.Mulut dibuka untuk melihat dan meraba tenggorokan.
3.Bila membuka mulut sukar, maka tulang rahan bawah didorong ke muka (kedepan)
4.Lakukan pernapasan buatan 3-5 kali. (dewasa 12-20 kali/menit, bayi dan anak-anak 20-30 kali/menit)

Macam-macam Pernafasan Buatan:

1.Cara Laborde

Penolong membuka
mulut korban dengan jari telunjuk dan jari tengah, mengeluarkan makanan, gigi palsu dari mulutnya. Kendorkan pakaian pada perutnya. Iringkan kepalany. Pegang lidah penderita dengan ibu jari dan telunjuk memakai sapu tangan. Tarik lidah penderita dengan ibu jari dan telunjuk memakai sapu tangan. Kembalikan lidah masuk (2 detik).

2.Cara Silvester

Berilah alas gulungan pakaian dibawah belikat penderita. Duduklah berlutut dengan posisi lutut dibelakang kepada penderita. Posisi penderita lutut terlentang. Letakan lengan dengan jarimu disebelah luar siku, sedangkan jar di sebelah dalamnya. Pindahkan lengan kedadanya. Sikunya ditekan pada dada di sebelah depan. Lalu kembalikan semula dikerjakan 14-15 x dalam 5 menit.

3.Cara Van Hassel

Penderita dalam posisi terlentang. Posisi penolong berjongkok diatas penderita. Penolong dengan empat jari tangan kiri kanan menarik rusuk rusuk penghabisan keatas untuk memasukkan hawa/nafas. Untuk mengeluarkan nafas dengan cara mengembalikan ke bawah dengan tekanan perlahan. Lakukan dengan irama gerak yang tetap.

4.Cara Dari Mulut Ke Mulut

Angkat kepala korban kebelakang untuk buka nafas. Tutup rapaatlubang hidung penderita dengan jari penolong. Tarik nafas dalam-dalam, tempelkan dan ketatkan bibir pada mulut penderita, tiupkan udara ke dalam paru-parunya. Perhatikan dada korban, bila naik berarti udara sampai di paru-paru. Lepaskan bibir penolong, agar terjadi pengeluaran udara secara pasif dari paru-paru. Perhatikan dada korban akan mengecil.

Read More......

Selasa, 26 April 2011

Lomba Karya Tulis Dan Lomba Foto Tentang Kepramukaan

PENGUMUMAN


Dalam rangka memperingati 50 Tahun Gerakan Pramuka, Kwartir Nasional Gerakan Pramuka
menyelenggarakan Lomba Karya Tulis dan Lomba Foto tentang Kepramukaan. Ada pun
ketentuan umum dan khusus adalah sebagai berikut:
A. Ketentuan Umum:
1. Tema “Satu Pramuka untuk Satu Indonesia, Jayalah Indonesia”. Semua karya yang
diikutkan harus sesuai dengan tema, tetapi judulnya tidak perlu sama dengan tema.
2. Peserta adalah Warga Negara Indonesia, baik yang berada di dalam maupun luar negeri.
3. Tidak ada batasan usia.
4. Peserta harus melampirkan surat keterangan yang berisikan pernyataan bahwa karya tersebut
memang merupakan karya asli (original) peserta, disertai nama lengkap, alamat lengkap
dengan kode pos, pekerjaaan/pendidikan, alamat email kalau ada, dan nomor telepon yang
mudah dihubungi.
5. Karya dikirimkan dalam amplop tertutup (khusus untuk yang diikutkan dalam lomba foto, karya
yang dikirimkan tidak boleh dilipat) ke alamat: Panitia Lomba Karya Tulis dan Lomba Foto
Kepramukaan, Kwartir Nasional Gerakan Pramuka, Jalan Medan Merdeka Timur No.6 Jakarta
10110.
6. Semua karya diterima oleh panitia paling lambat tanggal 15 Juli 2011.
7. Semua karya yang masuk dan memenuhi ketentuan umum serta ketentuan khusus, akan
dinilai oleh dewan juri yang berkompeten. Keputusan dewan juri adalah final dan tidak
diadakan surat-menyurat untuk membahas keputusan tersebut.
8. Semua karya yang masuk menjadi milik Kwartir Nasional Gerakan Pramuka, namun hak cipta
tetap pada pembuat karya.
9. Hadiah Lomba Karya Tulis :
a. Juara I dengan hadiah Rp 7.500.000,-,
b. Juara II dengan hadiah Rp 5.000.000,-,
c. Juara III dengan hadiah Rp 3.000.000,-.
10. Hadiah Lomba Foto :
a. Juara I dengan hadiah Rp 5.000.000,-
b. Juara II dengan hadiah Rp 3.000.000,-
c. Juara III dengan hadiah Rp 2.000.000,-.
11. Kwartir Nasional Gerakan Pramuka berhak untuk menggunakan karya-karya para pemenang
untuk keperluan apa pun.
12. Peserta yang ikut berarti menyetujui dan bersedia mematuhi ketentuan umum dan ketentuan
khusus yang ditetapkan.

B. Ketentuan Khusus:
elp. (021) 3507645 • Fax. (021) 3507647
E-mail : kwarnas@pramuka.or.id • kwarnas@centrin.net.id • Homepage : http://www.pramuka.or.id
I. Lomba Karya Tulis Kepramukaan:
1. Karya tulis berbentuk tulisan ringan (feature) atau artikel berisikan hal-hal sesuai tema
yang ditetapkan.
2. Karya tulis sudah harus dimuat di media massa cetak atau online dalam kurun waktu 22
Februari 2011 sampai 10 Juli 2011.
3. Karya tulis dikirimkan dalam bentuk kliping hasil pemuatan di media massa cetak dan
online (kalau dimuat di media massa online, peserta harus menyertakan pula link website
media online di mana tulisan itu dimuat), serta dilengkapi satu soft copy-nya (dikirim dalam
bentuk CD).

II. Lomba Foto Kepramukan :
1. Foto yang dilombakan adalah foto cetak warna berukuran 10R (20 x 27 cm) dan dibuat
dalam kurun waktu 2010-2011.
2. Olah digital hanya diperbolehkan sebatas cropping, adjustment brightness/contrast, dan
rotate canvas.
3. Foto dicetak di atas kertas foto warna doff dan belum pernah diikutkan dalam lomba foto
lainnya.
4. Foto yang berhasil dimuat di media massa cetak antara 22 Februari 2011 sampai 10 Juli
2011 akan mendapatkan nilai tambah tersendiri dari dewan juri. Peserta harus
membuktikan dengan mengirimkan klippin karyanya yang dimuat di media massa cetak.
5. Selain dalam bentuk cetak warna, foto juga harus dikirimkan dalam bentuk soft copy
(dalam CD), dengan ukuran salah satu sisi minimal 1000 pixels dan resolusi minimal 200
pixels/inch.

Ada yang berminat?

Read More......

Senin, 25 April 2011

Kegiatan Kami, Pengelolaan Sampah

KSM Kamulyaan
Sesuai dengan dasa dharma kedua, Cinta Alam dan Kasih Sayang Sesama Manusia. Kami sebagai seorang pramuka pastinya harus memaknai dasa dharma tersebut, salah satunya adalah melindungi dan peduli tentang kelestarian alam Indonesia.

Pada Sabtu, 23 April 2011 kami melakukan kunjungan ke sebuah KSM (Kelompok Swadaya Masyarakat). Mereka membentuk sebuah kerja sama untuk melestarikan alam dan juga melindunginya. Caranya? Mereka lebih mengutamakan tentang pembudidayaan "SAMPAH".

Apa sih sampah? Kenapa kita harus peduli dengan Sampah? Sebegitu pentingkah?

Sampah adalah sisa-sisa hasil dari kegiatan manusia. Beberapa orang beranggapan sampah merupakan hal negatif. Bau, merusak pemandangan, dan merusak ekosistem.

Foto Dulu Sebelum Pulang
Makadari itu, kami sebagai seorang pramuka, mempelajari tentang pembudidayaan sampah. Bagaimana agar sampah tidak menjadi suatu hal yang mengganggu?

Pak Yoyok, ketua KSM tersebut menjelaskan tentang apa itu sampah, macam-macam sampah, akibat bila sampah bertambah, dan cara mengantisipasinya. Banyak ilmu yang kami dapat dan kami rasa sangat berguna untuk di terapkan di rumah, di sekolah dan di masyarakat. Apalagi dengan adanya UU no 18 tahun 2008 tentang pengelolaan sampah.

Bahkan di sana juga di jelaskan pemanfaatan sampah, sampah dimanfaatkan?

Pratama menyerahkan tanda Terimakasih
Sampah yang kita anggap remeh ternyata bisa sangat berguna. Beberapa jenis sampah Organik bisa kita ubah menjadi pupuk organik yang pasti sangat ISTIMEWA bila digunakan untuk pembibitan. Sedangkan NonOrganik digunakan untuk membuat kerajinan dan hasta karya yang bisa di jual dan di gunakan kembali.
3R, Reduce, Reuse dan Recycle merupakan selogan KSM tersebut. Seusai materi dan studi lapangan tersebut, tak lupa kami sertakan ucapan terima kasih kami yang sedalam-dalamnya kepada Pak Yoyok serta masyarakat lainnya.

Read More......

Desa Sesap, Desa Pramuka

Desa Sesap, Tebingtinggi, Meranti

Desa Sesap Kecamatan Tebing Tinggi, Kabupaten Kepulauan Meranti akan dijadikan Desa Pramuka. Pemilihan Desa ini untuk dijadikan Desa Pramuka itu adalah untuk pertama kalinya di Provinsi Riau.

Hal itu dikemukan oleh Ketua Kwarda Gerakan Pramuka Riau, Hj. Septina Primawati Rusli saat melantik Ketua Mabicab Gerakan Pramuka Kepulauan Meranti, di Selat Panjang tanggal 17 Februari 2011.

Dikatakannya bahwa perlu diberikan apresiasi terhadap hal itu. ”Desa Sesap Kecamatan Tebing Tinggi akan dijadikan Desa Pramuka, ini baru yang pertama kali dijadikan Desa Pramuka. Kami merasa bangga akan hal itu”, ungkap Septina.

Dengan penetapan itu, Ketua Kwarda mengharapkan dapat memajukan Gerakan Pramuka di Kepulauan Meranti. Pemilihan Desa Sesap menjadi Desa Pramuka itu tentunya juga patut dicontoh oleh daerah lainnya, di Provinsi Riau.

”Saya melihat Gerakan Pramuka disini telah berkembang dan maju dengan baik. Namun demikian, tinggal lagi melakukan pemantapan dan pematangan serta pembinaan kepada anggota Pramuka agar lebih baik dan berkembang, ” imbuh Kak Kwarda.

Menanggapi hal itu, Kak Kwarcab Gerakan Pramuka Kepulauan Meranti, Drs. H. Masrul Kasmy M.Si, mengungkapkan bahwa konsep tersebut merupakan kepeduliaan Pramuka untuk mengembangkan daerah yang baru dirancang sedemikian rupa agar berkembang menurut tatanan kepramukaan, serta mendukung lingkungan yang telah ada disana.

”Dengan Penetapan Desa Sesap sebagai Desa Pramuka sebagai upaya membantu mengembangkan daerah tersebut, dan mewujudkan daerah tersebut menjadi pilihan untuk berkunjung oleh masyarakat luar umumnya dan di Kepulauan Meranti khususnya. Namun kita harus mengedepankan konsep alami yang telah terbangun disana,” terang Masrul. Wk. redaksi, sumber: Humas Kwarda Riau

Read More......

Minggu, 24 April 2011

Bapak Pramuka Indonesia?

SIAPAKAH BELIAU ?

Sri Sultan Hamengkubuwono IX ( Sompilan Ngasem, Yogyakarta, 12 April 1912 - Washington, DC, AS, 1 Oktober 1988 ) adalah seorang Raja Kasultanan Yogyakarta dan Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta. Beliau juga Wakil Presiden Indonesia yang kedua antara tahun 1973-1978. Beliau juga dikenal sebagai Bapak Pramuka Indonesia, dan pernah menjabat sebagai Ketua Kwartir Nasional Gerakan Pramuka (1961 - 1974)
Biografi
Lahir di Yogyakarta dengan nama GRM Dorojatun pada 12 April 1912, HamengkubuwonoIX adalah putra dari Sri Sultan Hamengkubuwono VIII dan Raden Ajeng Kustilah. Diumur 4 tahun Hamengkubuwono IX tinggal pisah dari keluarganya. Dia memperoleh pendidikan di HIS di Yogyakarta, MULO di Semarang, dan AMS di Bandung. Pada tahun 1930-an beliau berkuliah di Universiteit Leiden, Belanda (”SultanHenkie”).
Hamengkubuwono IX dinobatkan sebagai Sultan Yogyakarta pada tanggal 18 Maret 1940 dengan gelar “Sampeyan Dalem Ingkang Sinuwun Kanjeng Sultan HamengkubuwonoSenopati Ing Alogo Ngabdurrokhman Sayidin Panotogomo Kholifatulloh Ingkang Kaping Songo”. Beliau merupakan sultan yang menentang penjajahan Belanda dan mendorong kemerdekaan Indonesia. Selain itu, dia juga mendorong agar pemerintah RI memberi status khusus bagi Yogyakarta dengan predikat “Istimewa”. Sejak 1946 beliau pernah beberapa kali menjabat menteri pada kabinet yang dipimpin Presiden Soekarno. Jabatan resminya pada tahun 1966 adalah ialah Menteri Utama di bidang Ekuin.
Pada tahun 1973 beliau diangkat sebagai wakil presiden. Pada akhir masa jabatannya pada tahun 1978, beliau menolak untuk dipilih kembali sebagai wakil presiden dengan alasan kesehatan. Minggu malam pada 1 Oktober 1988 ia wafat di George Washington University Medical Centre, Amerika Serikat dan dimakamkan di pemakaman para sultan Mataram di Imogiri.

Read More......